Aku Mau Belajar

  Apa kata yang paling indah untuk menimpali kata cinta? Apakah kata aku mencintaimu? Aku ingin mencintaimu?Aku butuh mencintaimu? atau aku akan mencintaimu? Bagiku kata yang paling indah untuk menemani kata cinta adalah “aku mau belajar mencintaimu”. Entahlah, aku melihat ada kejujuran, keikhlasan, sekaligus kegigihan di dalam kata belajar. Kejujuran tentang rasa yang bisa berubah, […]

Berdansa Bersama Putaran Sang Waktu

Tulisan ini saya buat dan persembahkan untuk menyemangati diri saya sendiri dan juga teman-teman semua yang mungkin saat ini banyak menggunakan tubuhnya untuk beraktivitas, baik yang berguna maupun yang kurang berguna, baik yang produktif maupun tidak produktif, baik yang dilakukan sukarela maupun terpaksa. Yakinlah bahwa apapun aktivitas tersebut, pastilah memakai tubuh dan pikiran sebagai perantaranya. […]

Menerima Panggilan Balas Budi

Hei kamu anak muda terutama siswa dan mahasiswa yang memiliki ketertarikan minat dalam bidang, antara lain (bisa salah satunya): Desain Fotografi Videografi Seni karikatur, menggambar dan lain sebagainya Menulis Membaca Berdiskusi Minat sejarah, terutama sejarah Bali Politik, ekonomi, sosial, budaya, dan hukum/(salah satunya) MENYENANGI ORGANISASI dan PENGABDIAN   Mari kita bergabung bersama untuk membuat suatu […]

Menerima dalam Pilihan

“Jika Anda lahir miskin, itu bukan kesalahan Anda, tetapi jika Anda meninggal miskin, itu kesalahan Anda.”  -Bill Gates   Banyak orang mengatakan bahwa hidup ini adalah tentang pilihan, memilih diantara pilihan-pilihan yang ada. Saya pun bersepakat tentang ungkapan itu bahwa sanya hidup adalah tidak jauh-jauh soal pilihan. Tetapi ada yang kurang lengkap rasanya jika hidup […]

Curhatan Seorang Presma di Penghujung Laganya

Semoga ada yang sudi membaca tulisan panjang ini dan setelah itu berkenan untuk menjadi pelaku perubahan yang memiliki mental sekuat baja dalam melawan resistensi terhadap perubahan. Di balik lamanya sikap diam saya terhadap pelaksanaan PEMIRA ini, hari ini tepat di hari pencoblosan, bara dalam sekam itu tidak dapat saya sekap lagi, dia meronta-ronta dan tak […]

Sebuah Tulisan Sederhana di Hari Pahlawan: Mahasiswa, Ayo Kita Buka Mata!

Lama sekali sudah rasanya aku tidak menulis, ada suatu alasan besar yang melatarbelakangi itu semua dan sekaligus menjadi jawaban atas pertanyaan selama ini yang membelenggu, bahwa ternyata aku telah salah menduga. Ternyata bukan masalah waktu yang membuat seseorang kadang menunda untuk menulis, tetapi lebih kepada krisis wacana yang membuat seseorang enggan untuk menumpahkan perasaan lewat […]

Untukmu Sahabat

            Dear sahabatku Kodrat dalam dimensi waktu yang begitu cepat. Hai Sahabat, mungkin ini adalah surat pertamaku yang datang begitu terlambat. Namun percayalah bahwa rasaku padamu begitulah kuat, ia hadir dalam busana kasih sayang yang saling mengikat. Sahabat, hari ini aku ingin mencurahkan semua kerinduan yang mencuat. Semoga jarak bukan […]

Sang Aktor

Tulisan ini Saya tujukan kepada seluruh kawan-kawan mahasiswa Universitas Udayana terutama kepada para rekan-rekan mahasiswa baru angkatan 2017, selamat atas kuliah perdananya dan selamat telah menjadi bagian dari kampus yang bersejarah ini. Sebuah kampus yang lahir dari harapan masyarakat yang mencita-citakan berdirinya sebuah kampus yang menjadi pusat pengetahuan, pusat pengembangan, pusat pemberdayaan, dan tentunya menjaga […]

Selamat Datang Ksatria Muda Udayana

    “Dulu, nama besar kampus disebabkan oleh karena kehebatan mahasiswanya. Sekarang, mahasiswa ingin hebat karena nama besar kampusnya.” -Pidi Baiq Hidup Mahasiswa! Hidup Rakyat! Salam Satu Kesatuan, Kita Indonesia Salam hangat untuk kalian para pejuang peradaban, selamat datang dan selamat mengemban tugas yang tidak mudah Wahai Ksatria-ksatria Muda Udayana, masa depan bangsa ada di […]

Mahasiswa “Generasi Penerus Pelurus Bangsa”

  NB: Ini merupakan tulisan Saya selaku Presma di Buku Panduan Student Day 2017 Universitas Udayana tepatnya di materi Stadium Generale, selamat membaca. “Bila kaum muda yang telah belajar di sekolah dan menganggap dirinya terlalu tinggi dan pintar untuk melebur dengan masyarakat yang bekerja dengan cangkul dan hanya memiliki cita-cita yang sederhana, maka lebih baik […]